Saturday, August 28, 2010

KETIGAPULUHTIGA

Muak. Itu mungkin kata yang paling tepat buat mendeksripsikan perasaan gue sekarang. Perasaan yang muncul di benak gue ketika gue ke kampus, terutama ketika masuk kelas.
Gue ini pinter. Serius deh, bukan sombong. IQ gue gak jelek-jelek amat. Cuma malesnya gue ini yang gak ketulungan. Gue gak bakalan tergerak untuk jadi rajin kalo gak ada sesuatu yang bikin gue termotivasi. Atau sengganya, ketika mengerjakan hal itu, gue gak merasa terbebani. Dan itulah yang gue rasain selama gue kuliah disini.
Gue gak ngerti apakah gue emang salah jurusan dan ini bukan jalan gue, atau takdir gue emang disini tapi Allah belum menunjukkan hikmahnya, yang jelas semakin hari gue semakin tertekan disini.
Pertama, dari mulai dosen wali gue yang absolutely don't care.
Percaya atau ngga, setelah sekian tahun gue kuliah, gue cuma 1x ketemu dosen wali: waktu pertama masuk kuliah. Perwalian taun pertama. Alhasil gue lupa banget muka dosen wali gue itu.
Okelah, orang bilang jadi mahasiswa itu emang beda banget sama anak SMA, disini kita dituntut untuk mandiri. Tapi mahasiswa juga manusia. Gue merasa sama sekali ga dapet bimbingan dari awal masa transisi gue dari SMA ke kuliah, sampe sekarang. Nilai seorang dosen wali buat gue bukan cuma tanda tangannya doang, tapi advicenya yang lebih gue harepin.
Kedua, mata kuliah yang berat.
Otak gue cukup bagus kok. Masih bekerja dengan baik. Tapi mungkin kita semua tau bahwa setiap orang pintar di bidangnya masing-masing (jadi sebenernya pinter itu relatif) dan gue gak merasa otak gue klop sama mata kuliah yang dikasih disini. Seinget gue cuma 4 mata kuliah yang gue pelajari dengan sepenuh hati tanpa beban selama 2 taun gue kuliah, itupun salah satunya karena gue nyaman aja sama dosennya.
Gue enek sama pelajaran-pelajarannya, sumpah. Kalo lebih milih mungkin gue pengen masuk sastra inggris atau seni. Kemampuan berbahasa inggris gue gak bagus-bagus amet, tapi gue seneng mempelajarinya. Kemampuan seni gue juga bisa dibilang setengah-setengah, tapi gue merasa di setiap aliran darah gue itu ada seni di dalamnya.
Ketiga, lingkungan yang gak nyaman.
Dua alasan di atas udah cukup bikin gue males-malesan ke kampus. Apalagi taun-taun pertama gue masih belom nemu esensinya kuliah. Tapi ketika gue udah mulai ngerti pentingnya kuliah, pentingnya pelajaran yang dikasih di kampus yang ternyata sangat menunjang buat gue kerja nanti, gue udah terlanjur dicap anak males sama orang-orang. Gue gak bisa nyebutin siapa, gue bingung, mungkin terlalu banyak, atau mungkin cuma sedikit tapi mereka udah cukup bikin gue down dan tertekan. Ketika gue mencoba untuk bangkit, gue mencoba untuk jadi anak rajin, gue mau unjuk gigi, ibaratnya baru juga gue berdiri terus tiba-tiba semua mata mengarah ke gue dengan pandangan yang meremehkan. Sebelah mata. Belom juga gue mangap, udah keburu jatoh lagi.
Tampaknya faktor ketiga ini yang bikin gue paling muak.
Gue capek, begah, muak, kesel. Terus-terusan dipandang sebelah mata. Lagi ngerjain tugas, gue dateng, muka-mukanya langsung malesin. Seakan-akan gue pasti mau minta contekan. Dapet sekelompok sama gue, berasa sial. Ujian di sebelah gue, kertasnya ditutupin. Hey orang-orang pinter rajin, berotak, tapi gak berhati, gak bisakah kalian gak menilai seseorang dari satu sisi aja? Kalian semua juga punya kekurangan tau. Salah satunya ya ini, sifat kalian minus, mandang sebelah mata sama orang lain. Jangan ngerasa paling bener deh.. Apa perlu gue pasang kaca yang kaya buat di tempat senam gitu di kelas biar pada nyadar?
Keempat, JENUH.
Jenuh sama apa? Sama semuanya. Sama 3 faktor di atas, yang bikin gue penat, enek, pokoknya jenuh. Orang bilang,"cuek aja lagi. Kalo dipikirin terus, ntar stress sendiri.." Kalo gue boleh milih, gue juga gak mau mikirin. Gue juga udah coba untuk cuek. Tapi masalahnya semua ini ada di sekitar gue. Boleh dong gue capek? Boleh dong gue bosen? I'm just a human being.
On the time like this, sometimes i think that life isn't about choosing. Because i don't find any choice in my life.
Kalo gue boleh milih, sekarang gue udah pindah dari tempat kuliah gue. Gak papa deh berkorban waktu yang udah 2 taun, dan gue masuk angkatan 2010 atau 2011, yang penting gue bisa kuliah tanpa beban dan nantinya hasil kuliah gue juga dijamin bagus. Tapi.. It's impossible. Gue udah mau masuk semester 5, udah setengah jalan. Kasian bokap nyokap gue, udah keluar duit berapa puluh juta buat kuliah gue, kalo gue pindah semua itu sia-sia..
Okay, i don't see any other choice. I have to stay survive and keep going with what i've started, until it finished. Whatever happen, whatever i feel, i have to go on.
Wish me luck.

Wednesday, June 2, 2010

KETIGAPULUHDUA

Hi blogafellas,
this time i'm thinking about: ilmu dan pengetahuan.

First of all, kenapa gue bilang ilmu dan pengetahuan, bukannya ilmu pengetahuan? Karena menurut dosen gue, ilmu dan pengetahuan itu berbeda. Jadi gak bisa dijadikan satu pasangan kata. Well, sejauh ini (yang gue inget) gue setuju sama dosen filsafat gue itu (walaupun kalo lo tanya apa bedanya, jawabannya adalah: LUPA :p).
Kawan readers yang sekarang masih sekolah, pernah gak sih kalian berpikir, "buat apa sih gue belajar?"
Mungkin most of all jawabnya "biar nilainya bagus"
And that was my answer, several times ago.

Pernah gak sih kawan readers, ketika mau menghadapi suatu ujian, lalu kalian belajar giat. Sampai kalian benar-benar matang, sampai (mungkin) gak khawatir lagi mau duduk di depan ataupun belakang, sampai kalian tersenyum ketika bertemu soal ujian. Ketika hasilnya keluar, nilai kamu sama dengan-atau bahkan yang lebih buruk:lebih kecil dari-temen kamu yang gak belajar, ataupun prosentase belajarnya lebih rendah daripada kalian.
Gue pernah. Sering. Dan hal itu, jujur aja, menjadi alat pematah semangat belajar paling efektif. Kenapa? Karena tujuan gue adalah NILAI. Dan awalnya gue berpikir, untuk mendapatkan nilai yang bagus dibutuhkan belajar yang giat. Ketika gue menemukan kenyataan bahwa kita bisa mendapatkan tujuan kita yaitu NILAI BAGUS tanpa harus belajar, seketika gue akan merasa belajar itu useless. Pernahkah kawan readers berpikir hal yang sama?
Kenapa gak kita coba ganti mindset kita, atau pola berpikir kita, bahwa MANFAAT dari BELAJAR mengenai SESUATU itu bukan hanya NILAI semata-mata.

(Mungkin mulai dari sini bacaan ini akan terlalu kolot untuk anak SMP atau SMA yang lagi g4oL-g4oLnya)
Lalu apa sih manfaat BELAJAR?
Mendapatkan pengetahuan.
Terus emang pengetahuan itu buat apa?
Buat dijadikan bekal untuk kita, ketika kita harus melakukan sesuatu yang berharga dengan kemampuan sendiri, entah itu untuk kegiatan sosial ataupun mencari uang, supaya otak kita gak kosong.
IBARATNYA:
Kita hidup, perlu air. Kita tahu apa yang dimaksud dengan AIR. Tapi buat apa kalo kita gak tahu gimana cara ambil air (dengan baik, gak tumpah-tumpah), gimana air yang bagus, dan gimana cara memasukkannya dalam tubuh kita. How can we survive living in this wild world?

Guys, sekarang coba kamu buka koran. Lihat halaman yang berisi lowongan kerja. Cari lowongan pekerjaan yang kamu sukai, tandai, terus kamu pejamkan mata. Bayangkan apa yang akan kamu lakukan dengan lowongan kerja itu.
- Mengirimkan lamaran pekerjaan. ("Ngirim apaan? Isinya apa?")
- Dipanggil untuk wawancara seleksi. ("Pake baju apa? Wawancaranya ditanya-tanya tentang apa ya? Gimana caranya dong biar bisa keterima??")
- Menunggu pengumuman penerimaan tenaga kerja.
KALAU DITERIMA,
"kerjanya ngapain? Ah palingan ntar ditraining dulu kan.
...
Mau naik pangkat biar gaji gede gimana caranya ya?"

Terbukti, pasti masih banyak pertanyaan yang belum ada jawabannya. Padahal hal itu menyangkut masa depan kita lho! Kelanjutan hidup kita! Lambat laun kita pasti sampai di fase itu. Gimana kalo sampe nanti kita tetep gak tau apa-apa? Nanti gimana kerjanya? Ratusan ribu sarjana S1 nganggur di Indonesia. Gimana kalo kita nganggur juga? Gimana dapet kerjanya? Mau dapet uang dari mana? Jadi sarjana ojek kayak di iklan??
So many fears, guys, in our mind. Actually we don't need to be scared, if we already have what we need.
Apa yang kita butuhkan? Pengetahuan.

Masuknya pengetahuan di otak kita menyebabkan kita "menjadi tahu" (no, don't say menjadi tempe okay, i know you're gonna tease me :p). Tahu apa yang awalnya kita tidak ketahui. Tentang pertanyaan-pertanyaan tadi di atas itu tuh.
Mata pelajaran atau mata kuliah itu penting lagi guys. Semasa SMA juga gue pernah (atau sering banget) berpikir "Eh, ngapain kita belajar Log? Ngapain kita belajar Joule? Ngapain kita belajar Pythagoras? Emang dipake pas kita kerja? NGGAK! Ya kan??"

Padahal itu SALAH, woy, SALAH. Kenapa gue (atau kalian) berpikir itu gak ada gunanya? Karena pada saat itu gue tidak memiliki niat untuk mendapatkan pekerjaan yang membutuhkan ilmu tersebut. Atau mungkin gue belon tau aja kalo ternyata di pekerjaan-pekerjaan tertentu membutuhkan ilmu itu, yang dasarnya kita dapatkan di sekolah.
Contoh gampangnya deh. Statistika SMA. Pernah gue mikir "Apaan sih ngitung mean median max min motor lewat dalam 5menit bla bla.." ternyata sekarang, pas gue kuliah, eh.. Ketemu lagi noh ame statistika.

Itu SMA ya. Apalagi yang udah kuliah! Mata kuliah itu penting banget! Karena di perkuliahan, kita diberikan pengetahuan-pengetahuan mengenai bidang yang lebih spesifik secara lebih mendalam.
Misalnya, kita pengen kerja di bidang pemasaran. Di perkuliahan, kita gak cuma DIKASITAU mengenai "Apa itu pemasaran" dan "Apa tujuan pemasaran", tapi juga Bagaimana memasarkan dengan baik agar tujuan tercapai, apa faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan, dsb. Bohong banget guys kalo lo semua bilang bahwa lo ga peduli kerjaan lo berhasil atau ngga ketika lo udah kerja nanti.

That's why, I'm beginning to change my mindset. Gue belajar biar gue punya pengetahuan, bukan semata-mata karena nilai (walaupun gue masih SANGAT berharap mendapatkan nilai bagus biar gak dimarahin bokap-nyokap :p)
Gue mulai ngerti pentingnya sebuah pengetahuan. Gue mulai jadi "orang". Dan gue mulai menyadari betapa kompleksnya kehidupan ini, yang menyebabkan gue membutuhkan pengetahuan untuk menjalani kehidupan gue.
Blogafellas, kawan readers, guys, gue harap dengan postingan (yang agak rumit karena mungkin agak didominasi dengan kehidupan pribadi gue :p) ini, gue bisa bikin lo berpikir sedikit lebih maju, lebih dewasa, dan lebih visioner, bahwa dunia ini gak seindah dan gak semudah yang kita bayangin. Kita gak bisa terus-terusan menganut peribahasa "Let it flow". Do not ever let the world controls you. It's YOU control the world :)

Friday, May 7, 2010

KETIGAPULUHSATU

Hoaaaa! Long time no posting.. Kalo gue ditanya "Emang lo ngapain aje?" Gue sendiri juga bingung mau jawab apa. Hehe.
Well, I just spent my weeks with my dearest Mr. Fragonard, and that was soooo happying. He has been busy with his new facebook too, gara2 FB lama nya ada yang iseng ngebuka2. Still no idea abt wht tht hacker thinks.
Just wanna share wht happened last times, kayanya sekarang tema hidup kita adalah: PANAS. Emang ni sumprit panas abis dimana-mana. Katanya cuaca ekstrem cuma sampe 30 April, tp udh tggl segini masih ekstrem aja nyengatnya. Anddddd you know wht, gara2 kaki gue kejemur, it turns darker and darker alias gosyong. And since i wore flatshoes, jadi gosongnya ngebentuk.



Sorry for the pict, i really don't mean to be unpolite, gue cuma pengen ngasih bukti korban kepanasan. Gue aja sampe ngeri sendiri kena kanker kulit. Naudzubillahimindzalik..

Anyway blogafellas, gue kemaren denger good info di radio. Soal otak.
Ada hal-hal yang menyebabkan otak kita jadi menumpul, such as:
Kurang tidur
Merokok
Tidak sarapan
Terlalu banyak menghirup polusi
Konsumsi gula berlebih
Alkoholik
dan lain-lain yang gue lupa.
Ada yang merasa otaknya menumpul? Let's prevent these causes, then.
Live a healthy life! :D

Friday, April 2, 2010

SEDIKIT CURHAT COLONGAN

Hey, gue hampir lupa lho kalo gue ini alumni SMP 13. Ups. Really? Hmmm.. Ah, who care? Hahaha..

KETIGAPULUH

Hola.. Friday, stay at home. Long weekend soalnya.. Jadi yaaa seperti biasa (harus) pulang ke rumah. Ada senengnya, ada ngganya. Senengnya, enak di rumah bisa istirahat.. Internetan (walopun lemot jd g bs buka youtube atw maen game2 di FB).. Makan tinggal ke bawah.. Kerjaan cuma tiduran.. Ga enaknya? Bosen krna sndirian. Ga ada temen ngobrol. Yang pasti ga bisa pacaran. Dan satu lagi.. Harusnya hari ini jam 1 gue latian perkusi sama anak angklung SMA 5 krna nanti mau kolaborasi.. (BTW dateng ya! Acara Bisportion Efficacious tgl 18 April di GOR Padjadjaran :D) Tapi gue gak bisa dateng gara2 gak boleh keluar sama bokap. Huah.. So here I am, laying on my bed, berharap nanti ada temen yang mampir kesini sepulang latian buat ngasitau gue konsepnya..
Oh iya fellas, gue lagi terserang kutu kucing lho. Tangan+kaki gue polkadot. Korengan. Huidih.. Bikin gue minder kalo ga pake baju lengan panjang. Semoga bisa cepet ilang.. Gue jadi nampak seperti anak kampung gini.. Astagaa..
BTW, udah denger lagunya Paramore yang judulnya The Only Exception? That has become my fav song lately. Coba denger deh..
Oh iya ya ngmg2 hari ini kan jumat,ayo kaum adam shalat jumat dulu!! 3x gak shalat di DO dr islam lho.. Ayoo sanaa!
Dan gue mau tidur. Haha.. Ciao!

*Selamat Hari Paskah buat yang merayakan
**gue punya blog baru neh, visit it here!

Saturday, March 20, 2010

KEDUAPULUHSEMBILAN

Di hari sabtu yang (gue kira) membosankan, i received a surprising gift from my aunt, Tutty. Guess whaaatt..





Dan dia menyelipkan sebuah surat buat nyokap gue



Bunyinya: "Boca Raton 10/3/10
Ass. Wr. Wb
Smg cpt smbh (siga sms wae di singkat!)
Punten pami ka Lmbng pangmasihkeun ka Dedeh.
Antacid hiji sewang, oge Acid Reducer na ge sami hiji sewang.
Permen anu di pak buat Friska oge permen odol na. Anu di pak teh unik misalna anu warna hejo aya 2 rasa rasa buah pir dan rasa utah..! Anu koneng rasa popcorn sama rasa endog buruk..! siap2 we utah uger
Salam ka wa raden
Sono,
Tutty"
Hahaha.. Tante Tutty emg tante favorit guee dari dulu. Gokil.
Daaaan inilah permennya:





Can't wait to try. Tapi takut. Oh no. Asli beneran takut.. Ga mau ah ntar aja nyobanya.

Saturday, March 6, 2010

KEDUAPULUHDELAPAN

BTW, RANDOM THOUGHTS.
#Tadi gue balik ke rumah naek angkot. Gue seangkot sama seorang cewek. Cantik deh buset. Kulitnya putih mulus, idungnya mancung, pipinya chubby2 gimanaa gitu. Kaya nikita willy versi lebih pesek dikit+lebih tua deh (soalnya tu cewek keliatannya abis balik kerja). Wangi pula, gak bau asem. Wah kalo gue laki, demen dh sm doi.
Pas di suatu tempat, penumpang yang di depan (yg sebelah sopir itu loh) turun. Cewek cantik ini pindah ke depan. Ngerogoh-rogoh tasnya, trus tiba-tiba bilang, "A nambut korek nya" ("A pinjem korek ya") Dan dia menyulut api ke ujung batang rokoknya. Ngerokoklah dia.
MINUS abis hahaha.. ilfeel gue! Gue emang udah biasa banget ngeliat cewek ngerokok, udah lazim lah.. Gak tabu lagi. Tapi please, di dalem angkot?? HELL-O? Gak bisakah elo nunggu sampe lo nyampe tujuan dan ngerokok dengan tenang?

#Gue baru sadar, Pak Sam'un, Ketua Jurusan gue yang ngajar Perilaku Organisasi, cara ngomong+becanda nya mirip bokap gue. Pantes aja gue ngerasa familiar sama doi, dan ngerasa gimana gitu kalo ngeliatnya. Lah, inget bokap -_-

#Hari ini c syg pergi ke Villa buat ngadain acara MAPPAN (Malam pembubaran panitia) Ospek Jurusan. Wuaah, pasti menyenangkan! Have fun, lieverd :)

#Udah lama gak karaokean. Suara gue perlu diasah.

#Ketagihan lagunya BLP (Barry Likumahuwa Project) yang diperkenalkan sama Renny, bassist perkusi gue. Ada yang judulnya Mi Angelita, itu favorit gue abiss. Blogafellas, i recommend you to download tht song by click HERE!

#Pengen punya badan tinggi..

#Pengen balik ke kosan. Lagi betah disono. Hehehe.

Udah ah braaay. OMG, jam 1 lewat 10 menit! Dini hari! Tidurrrrr!

Pesan berbagai sepatu pria klik gambar di bawah!

Need a Proffesional Percussion Group? Click pict below