Muak. Itu mungkin kata yang paling tepat buat mendeksripsikan perasaan gue sekarang. Perasaan yang muncul di benak gue ketika gue ke kampus, terutama ketika masuk kelas.
Gue ini pinter. Serius deh, bukan sombong. IQ gue gak jelek-jelek amat. Cuma malesnya gue ini yang gak ketulungan. Gue gak bakalan tergerak untuk jadi rajin kalo gak ada sesuatu yang bikin gue termotivasi. Atau sengganya, ketika mengerjakan hal itu, gue gak merasa terbebani. Dan itulah yang gue rasain selama gue kuliah disini.
Gue gak ngerti apakah gue emang salah jurusan dan ini bukan jalan gue, atau takdir gue emang disini tapi Allah belum menunjukkan hikmahnya, yang jelas semakin hari gue semakin tertekan disini.
Pertama, dari mulai dosen wali gue yang absolutely don't care.
Percaya atau ngga, setelah sekian tahun gue kuliah, gue cuma 1x ketemu dosen wali: waktu pertama masuk kuliah. Perwalian taun pertama. Alhasil gue lupa banget muka dosen wali gue itu.
Okelah, orang bilang jadi mahasiswa itu emang beda banget sama anak SMA, disini kita dituntut untuk mandiri. Tapi mahasiswa juga manusia. Gue merasa sama sekali ga dapet bimbingan dari awal masa transisi gue dari SMA ke kuliah, sampe sekarang. Nilai seorang dosen wali buat gue bukan cuma tanda tangannya doang, tapi advicenya yang lebih gue harepin.
Kedua, mata kuliah yang berat.
Otak gue cukup bagus kok. Masih bekerja dengan baik. Tapi mungkin kita semua tau bahwa setiap orang pintar di bidangnya masing-masing (jadi sebenernya pinter itu relatif) dan gue gak merasa otak gue klop sama mata kuliah yang dikasih disini. Seinget gue cuma 4 mata kuliah yang gue pelajari dengan sepenuh hati tanpa beban selama 2 taun gue kuliah, itupun salah satunya karena gue nyaman aja sama dosennya.
Gue enek sama pelajaran-pelajarannya, sumpah. Kalo lebih milih mungkin gue pengen masuk sastra inggris atau seni. Kemampuan berbahasa inggris gue gak bagus-bagus amet, tapi gue seneng mempelajarinya. Kemampuan seni gue juga bisa dibilang setengah-setengah, tapi gue merasa di setiap aliran darah gue itu ada seni di dalamnya.
Ketiga, lingkungan yang gak nyaman.
Dua alasan di atas udah cukup bikin gue males-malesan ke kampus. Apalagi taun-taun pertama gue masih belom nemu esensinya kuliah. Tapi ketika gue udah mulai ngerti pentingnya kuliah, pentingnya pelajaran yang dikasih di kampus yang ternyata sangat menunjang buat gue kerja nanti, gue udah terlanjur dicap anak males sama orang-orang. Gue gak bisa nyebutin siapa, gue bingung, mungkin terlalu banyak, atau mungkin cuma sedikit tapi mereka udah cukup bikin gue down dan tertekan. Ketika gue mencoba untuk bangkit, gue mencoba untuk jadi anak rajin, gue mau unjuk gigi, ibaratnya baru juga gue berdiri terus tiba-tiba semua mata mengarah ke gue dengan pandangan yang meremehkan. Sebelah mata. Belom juga gue mangap, udah keburu jatoh lagi.
Tampaknya faktor ketiga ini yang bikin gue paling muak.
Gue capek, begah, muak, kesel. Terus-terusan dipandang sebelah mata. Lagi ngerjain tugas, gue dateng, muka-mukanya langsung malesin. Seakan-akan gue pasti mau minta contekan. Dapet sekelompok sama gue, berasa sial. Ujian di sebelah gue, kertasnya ditutupin. Hey orang-orang pinter rajin, berotak, tapi gak berhati, gak bisakah kalian gak menilai seseorang dari satu sisi aja? Kalian semua juga punya kekurangan tau. Salah satunya ya ini, sifat kalian minus, mandang sebelah mata sama orang lain. Jangan ngerasa paling bener deh.. Apa perlu gue pasang kaca yang kaya buat di tempat senam gitu di kelas biar pada nyadar?
Keempat, JENUH.
Jenuh sama apa? Sama semuanya. Sama 3 faktor di atas, yang bikin gue penat, enek, pokoknya jenuh. Orang bilang,"cuek aja lagi. Kalo dipikirin terus, ntar stress sendiri.." Kalo gue boleh milih, gue juga gak mau mikirin. Gue juga udah coba untuk cuek. Tapi masalahnya semua ini ada di sekitar gue. Boleh dong gue capek? Boleh dong gue bosen? I'm just a human being.
On the time like this, sometimes i think that life isn't about choosing. Because i don't find any choice in my life.
Kalo gue boleh milih, sekarang gue udah pindah dari tempat kuliah gue. Gak papa deh berkorban waktu yang udah 2 taun, dan gue masuk angkatan 2010 atau 2011, yang penting gue bisa kuliah tanpa beban dan nantinya hasil kuliah gue juga dijamin bagus. Tapi.. It's impossible. Gue udah mau masuk semester 5, udah setengah jalan. Kasian bokap nyokap gue, udah keluar duit berapa puluh juta buat kuliah gue, kalo gue pindah semua itu sia-sia..
Okay, i don't see any other choice. I have to stay survive and keep going with what i've started, until it finished. Whatever happen, whatever i feel, i have to go on.
Wish me luck.
Saturday, August 28, 2010
Wednesday, June 2, 2010
KETIGAPULUHDUA
Hi blogafellas,
this time i'm thinking about: ilmu dan pengetahuan.
First of all, kenapa gue bilang ilmu dan pengetahuan, bukannya ilmu pengetahuan? Karena menurut dosen gue, ilmu dan pengetahuan itu berbeda. Jadi gak bisa dijadikan satu pasangan kata. Well, sejauh ini (yang gue inget) gue setuju sama dosen filsafat gue itu (walaupun kalo lo tanya apa bedanya, jawabannya adalah: LUPA :p).
Kawan readers yang sekarang masih sekolah, pernah gak sih kalian berpikir, "buat apa sih gue belajar?"
Mungkin most of all jawabnya "biar nilainya bagus"
And that was my answer, several times ago.
Pernah gak sih kawan readers, ketika mau menghadapi suatu ujian, lalu kalian belajar giat. Sampai kalian benar-benar matang, sampai (mungkin) gak khawatir lagi mau duduk di depan ataupun belakang, sampai kalian tersenyum ketika bertemu soal ujian. Ketika hasilnya keluar, nilai kamu sama dengan-atau bahkan yang lebih buruk:lebih kecil dari-temen kamu yang gak belajar, ataupun prosentase belajarnya lebih rendah daripada kalian.
Gue pernah. Sering. Dan hal itu, jujur aja, menjadi alat pematah semangat belajar paling efektif. Kenapa? Karena tujuan gue adalah NILAI. Dan awalnya gue berpikir, untuk mendapatkan nilai yang bagus dibutuhkan belajar yang giat. Ketika gue menemukan kenyataan bahwa kita bisa mendapatkan tujuan kita yaitu NILAI BAGUS tanpa harus belajar, seketika gue akan merasa belajar itu useless. Pernahkah kawan readers berpikir hal yang sama?
Kenapa gak kita coba ganti mindset kita, atau pola berpikir kita, bahwa MANFAAT dari BELAJAR mengenai SESUATU itu bukan hanya NILAI semata-mata.
(Mungkin mulai dari sini bacaan ini akan terlalu kolot untuk anak SMP atau SMA yang lagi g4oL-g4oLnya)
Lalu apa sih manfaat BELAJAR?
Mendapatkan pengetahuan.
Terus emang pengetahuan itu buat apa?
Buat dijadikan bekal untuk kita, ketika kita harus melakukan sesuatu yang berharga dengan kemampuan sendiri, entah itu untuk kegiatan sosial ataupun mencari uang, supaya otak kita gak kosong.
IBARATNYA:
Kita hidup, perlu air. Kita tahu apa yang dimaksud dengan AIR. Tapi buat apa kalo kita gak tahu gimana cara ambil air (dengan baik, gak tumpah-tumpah), gimana air yang bagus, dan gimana cara memasukkannya dalam tubuh kita. How can we survive living in this wild world?
Guys, sekarang coba kamu buka koran. Lihat halaman yang berisi lowongan kerja. Cari lowongan pekerjaan yang kamu sukai, tandai, terus kamu pejamkan mata. Bayangkan apa yang akan kamu lakukan dengan lowongan kerja itu.
- Mengirimkan lamaran pekerjaan. ("Ngirim apaan? Isinya apa?")
- Dipanggil untuk wawancara seleksi. ("Pake baju apa? Wawancaranya ditanya-tanya tentang apa ya? Gimana caranya dong biar bisa keterima??")
- Menunggu pengumuman penerimaan tenaga kerja.
KALAU DITERIMA,
"kerjanya ngapain? Ah palingan ntar ditraining dulu kan.
...
Mau naik pangkat biar gaji gede gimana caranya ya?"
Terbukti, pasti masih banyak pertanyaan yang belum ada jawabannya. Padahal hal itu menyangkut masa depan kita lho! Kelanjutan hidup kita! Lambat laun kita pasti sampai di fase itu. Gimana kalo sampe nanti kita tetep gak tau apa-apa? Nanti gimana kerjanya? Ratusan ribu sarjana S1 nganggur di Indonesia. Gimana kalo kita nganggur juga? Gimana dapet kerjanya? Mau dapet uang dari mana? Jadi sarjana ojek kayak di iklan??
So many fears, guys, in our mind. Actually we don't need to be scared, if we already have what we need.
Apa yang kita butuhkan? Pengetahuan.
Masuknya pengetahuan di otak kita menyebabkan kita "menjadi tahu" (no, don't say menjadi tempe okay, i know you're gonna tease me :p). Tahu apa yang awalnya kita tidak ketahui. Tentang pertanyaan-pertanyaan tadi di atas itu tuh.
Mata pelajaran atau mata kuliah itu penting lagi guys. Semasa SMA juga gue pernah (atau sering banget) berpikir "Eh, ngapain kita belajar Log? Ngapain kita belajar Joule? Ngapain kita belajar Pythagoras? Emang dipake pas kita kerja? NGGAK! Ya kan??"
Padahal itu SALAH, woy, SALAH. Kenapa gue (atau kalian) berpikir itu gak ada gunanya? Karena pada saat itu gue tidak memiliki niat untuk mendapatkan pekerjaan yang membutuhkan ilmu tersebut. Atau mungkin gue belon tau aja kalo ternyata di pekerjaan-pekerjaan tertentu membutuhkan ilmu itu, yang dasarnya kita dapatkan di sekolah.
Contoh gampangnya deh. Statistika SMA. Pernah gue mikir "Apaan sih ngitung mean median max min motor lewat dalam 5menit bla bla.." ternyata sekarang, pas gue kuliah, eh.. Ketemu lagi noh ame statistika.
Itu SMA ya. Apalagi yang udah kuliah! Mata kuliah itu penting banget! Karena di perkuliahan, kita diberikan pengetahuan-pengetahuan mengenai bidang yang lebih spesifik secara lebih mendalam.
Misalnya, kita pengen kerja di bidang pemasaran. Di perkuliahan, kita gak cuma DIKASITAU mengenai "Apa itu pemasaran" dan "Apa tujuan pemasaran", tapi juga Bagaimana memasarkan dengan baik agar tujuan tercapai, apa faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan, dsb. Bohong banget guys kalo lo semua bilang bahwa lo ga peduli kerjaan lo berhasil atau ngga ketika lo udah kerja nanti.
That's why, I'm beginning to change my mindset. Gue belajar biar gue punya pengetahuan, bukan semata-mata karena nilai (walaupun gue masih SANGAT berharap mendapatkan nilai bagus biar gak dimarahin bokap-nyokap :p)
Gue mulai ngerti pentingnya sebuah pengetahuan. Gue mulai jadi "orang". Dan gue mulai menyadari betapa kompleksnya kehidupan ini, yang menyebabkan gue membutuhkan pengetahuan untuk menjalani kehidupan gue.
Blogafellas, kawan readers, guys, gue harap dengan postingan (yang agak rumit karena mungkin agak didominasi dengan kehidupan pribadi gue :p) ini, gue bisa bikin lo berpikir sedikit lebih maju, lebih dewasa, dan lebih visioner, bahwa dunia ini gak seindah dan gak semudah yang kita bayangin. Kita gak bisa terus-terusan menganut peribahasa "Let it flow". Do not ever let the world controls you. It's YOU control the world :)
this time i'm thinking about: ilmu dan pengetahuan.
First of all, kenapa gue bilang ilmu dan pengetahuan, bukannya ilmu pengetahuan? Karena menurut dosen gue, ilmu dan pengetahuan itu berbeda. Jadi gak bisa dijadikan satu pasangan kata. Well, sejauh ini (yang gue inget) gue setuju sama dosen filsafat gue itu (walaupun kalo lo tanya apa bedanya, jawabannya adalah: LUPA :p).
Kawan readers yang sekarang masih sekolah, pernah gak sih kalian berpikir, "buat apa sih gue belajar?"
Mungkin most of all jawabnya "biar nilainya bagus"
And that was my answer, several times ago.
Pernah gak sih kawan readers, ketika mau menghadapi suatu ujian, lalu kalian belajar giat. Sampai kalian benar-benar matang, sampai (mungkin) gak khawatir lagi mau duduk di depan ataupun belakang, sampai kalian tersenyum ketika bertemu soal ujian. Ketika hasilnya keluar, nilai kamu sama dengan-atau bahkan yang lebih buruk:lebih kecil dari-temen kamu yang gak belajar, ataupun prosentase belajarnya lebih rendah daripada kalian.
Gue pernah. Sering. Dan hal itu, jujur aja, menjadi alat pematah semangat belajar paling efektif. Kenapa? Karena tujuan gue adalah NILAI. Dan awalnya gue berpikir, untuk mendapatkan nilai yang bagus dibutuhkan belajar yang giat. Ketika gue menemukan kenyataan bahwa kita bisa mendapatkan tujuan kita yaitu NILAI BAGUS tanpa harus belajar, seketika gue akan merasa belajar itu useless. Pernahkah kawan readers berpikir hal yang sama?
Kenapa gak kita coba ganti mindset kita, atau pola berpikir kita, bahwa MANFAAT dari BELAJAR mengenai SESUATU itu bukan hanya NILAI semata-mata.
(Mungkin mulai dari sini bacaan ini akan terlalu kolot untuk anak SMP atau SMA yang lagi g4oL-g4oLnya)
Lalu apa sih manfaat BELAJAR?
Mendapatkan pengetahuan.
Terus emang pengetahuan itu buat apa?
Buat dijadikan bekal untuk kita, ketika kita harus melakukan sesuatu yang berharga dengan kemampuan sendiri, entah itu untuk kegiatan sosial ataupun mencari uang, supaya otak kita gak kosong.
IBARATNYA:
Kita hidup, perlu air. Kita tahu apa yang dimaksud dengan AIR. Tapi buat apa kalo kita gak tahu gimana cara ambil air (dengan baik, gak tumpah-tumpah), gimana air yang bagus, dan gimana cara memasukkannya dalam tubuh kita. How can we survive living in this wild world?
Guys, sekarang coba kamu buka koran. Lihat halaman yang berisi lowongan kerja. Cari lowongan pekerjaan yang kamu sukai, tandai, terus kamu pejamkan mata. Bayangkan apa yang akan kamu lakukan dengan lowongan kerja itu.
- Mengirimkan lamaran pekerjaan. ("Ngirim apaan? Isinya apa?")
- Dipanggil untuk wawancara seleksi. ("Pake baju apa? Wawancaranya ditanya-tanya tentang apa ya? Gimana caranya dong biar bisa keterima??")
- Menunggu pengumuman penerimaan tenaga kerja.
KALAU DITERIMA,
"kerjanya ngapain? Ah palingan ntar ditraining dulu kan.
...
Mau naik pangkat biar gaji gede gimana caranya ya?"
Terbukti, pasti masih banyak pertanyaan yang belum ada jawabannya. Padahal hal itu menyangkut masa depan kita lho! Kelanjutan hidup kita! Lambat laun kita pasti sampai di fase itu. Gimana kalo sampe nanti kita tetep gak tau apa-apa? Nanti gimana kerjanya? Ratusan ribu sarjana S1 nganggur di Indonesia. Gimana kalo kita nganggur juga? Gimana dapet kerjanya? Mau dapet uang dari mana? Jadi sarjana ojek kayak di iklan??
So many fears, guys, in our mind. Actually we don't need to be scared, if we already have what we need.
Apa yang kita butuhkan? Pengetahuan.
Masuknya pengetahuan di otak kita menyebabkan kita "menjadi tahu" (no, don't say menjadi tempe okay, i know you're gonna tease me :p). Tahu apa yang awalnya kita tidak ketahui. Tentang pertanyaan-pertanyaan tadi di atas itu tuh.
Mata pelajaran atau mata kuliah itu penting lagi guys. Semasa SMA juga gue pernah (atau sering banget) berpikir "Eh, ngapain kita belajar Log? Ngapain kita belajar Joule? Ngapain kita belajar Pythagoras? Emang dipake pas kita kerja? NGGAK! Ya kan??"
Padahal itu SALAH, woy, SALAH. Kenapa gue (atau kalian) berpikir itu gak ada gunanya? Karena pada saat itu gue tidak memiliki niat untuk mendapatkan pekerjaan yang membutuhkan ilmu tersebut. Atau mungkin gue belon tau aja kalo ternyata di pekerjaan-pekerjaan tertentu membutuhkan ilmu itu, yang dasarnya kita dapatkan di sekolah.
Contoh gampangnya deh. Statistika SMA. Pernah gue mikir "Apaan sih ngitung mean median max min motor lewat dalam 5menit bla bla.." ternyata sekarang, pas gue kuliah, eh.. Ketemu lagi noh ame statistika.
Itu SMA ya. Apalagi yang udah kuliah! Mata kuliah itu penting banget! Karena di perkuliahan, kita diberikan pengetahuan-pengetahuan mengenai bidang yang lebih spesifik secara lebih mendalam.
Misalnya, kita pengen kerja di bidang pemasaran. Di perkuliahan, kita gak cuma DIKASITAU mengenai "Apa itu pemasaran" dan "Apa tujuan pemasaran", tapi juga Bagaimana memasarkan dengan baik agar tujuan tercapai, apa faktor-faktor penyebab keberhasilan dan kegagalan, dsb. Bohong banget guys kalo lo semua bilang bahwa lo ga peduli kerjaan lo berhasil atau ngga ketika lo udah kerja nanti.
That's why, I'm beginning to change my mindset. Gue belajar biar gue punya pengetahuan, bukan semata-mata karena nilai (walaupun gue masih SANGAT berharap mendapatkan nilai bagus biar gak dimarahin bokap-nyokap :p)
Gue mulai ngerti pentingnya sebuah pengetahuan. Gue mulai jadi "orang". Dan gue mulai menyadari betapa kompleksnya kehidupan ini, yang menyebabkan gue membutuhkan pengetahuan untuk menjalani kehidupan gue.
Blogafellas, kawan readers, guys, gue harap dengan postingan (yang agak rumit karena mungkin agak didominasi dengan kehidupan pribadi gue :p) ini, gue bisa bikin lo berpikir sedikit lebih maju, lebih dewasa, dan lebih visioner, bahwa dunia ini gak seindah dan gak semudah yang kita bayangin. Kita gak bisa terus-terusan menganut peribahasa "Let it flow". Do not ever let the world controls you. It's YOU control the world :)
Friday, May 7, 2010
KETIGAPULUHSATU
Hoaaaa! Long time no posting.. Kalo gue ditanya "Emang lo ngapain aje?" Gue sendiri juga bingung mau jawab apa. Hehe.
Well, I just spent my weeks with my dearest Mr. Fragonard, and that was soooo happying. He has been busy with his new facebook too, gara2 FB lama nya ada yang iseng ngebuka2. Still no idea abt wht tht hacker thinks.
Just wanna share wht happened last times, kayanya sekarang tema hidup kita adalah: PANAS. Emang ni sumprit panas abis dimana-mana. Katanya cuaca ekstrem cuma sampe 30 April, tp udh tggl segini masih ekstrem aja nyengatnya. Anddddd you know wht, gara2 kaki gue kejemur, it turns darker and darker alias gosyong. And since i wore flatshoes, jadi gosongnya ngebentuk.
.jpg)
Sorry for the pict, i really don't mean to be unpolite, gue cuma pengen ngasih bukti korban kepanasan. Gue aja sampe ngeri sendiri kena kanker kulit. Naudzubillahimindzalik..
Anyway blogafellas, gue kemaren denger good info di radio. Soal otak.
Ada hal-hal yang menyebabkan otak kita jadi menumpul, such as:
Kurang tidur
Merokok
Tidak sarapan
Terlalu banyak menghirup polusi
Konsumsi gula berlebih
Alkoholik
dan lain-lain yang gue lupa.
Ada yang merasa otaknya menumpul? Let's prevent these causes, then.
Live a healthy life! :D
Well, I just spent my weeks with my dearest Mr. Fragonard, and that was soooo happying. He has been busy with his new facebook too, gara2 FB lama nya ada yang iseng ngebuka2. Still no idea abt wht tht hacker thinks.
Just wanna share wht happened last times, kayanya sekarang tema hidup kita adalah: PANAS. Emang ni sumprit panas abis dimana-mana. Katanya cuaca ekstrem cuma sampe 30 April, tp udh tggl segini masih ekstrem aja nyengatnya. Anddddd you know wht, gara2 kaki gue kejemur, it turns darker and darker alias gosyong. And since i wore flatshoes, jadi gosongnya ngebentuk.
.jpg)
Sorry for the pict, i really don't mean to be unpolite, gue cuma pengen ngasih bukti korban kepanasan. Gue aja sampe ngeri sendiri kena kanker kulit. Naudzubillahimindzalik..
Anyway blogafellas, gue kemaren denger good info di radio. Soal otak.
Ada hal-hal yang menyebabkan otak kita jadi menumpul, such as:
Kurang tidur
Merokok
Tidak sarapan
Terlalu banyak menghirup polusi
Konsumsi gula berlebih
Alkoholik
dan lain-lain yang gue lupa.
Ada yang merasa otaknya menumpul? Let's prevent these causes, then.
Live a healthy life! :D
Friday, April 2, 2010
SEDIKIT CURHAT COLONGAN
Hey, gue hampir lupa lho kalo gue ini alumni SMP 13. Ups. Really? Hmmm.. Ah, who care? Hahaha..
KETIGAPULUH
Hola.. Friday, stay at home. Long weekend soalnya.. Jadi yaaa seperti biasa (harus) pulang ke rumah. Ada senengnya, ada ngganya. Senengnya, enak di rumah bisa istirahat.. Internetan (walopun lemot jd g bs buka youtube atw maen game2 di FB).. Makan tinggal ke bawah.. Kerjaan cuma tiduran.. Ga enaknya? Bosen krna sndirian. Ga ada temen ngobrol. Yang pasti ga bisa pacaran. Dan satu lagi.. Harusnya hari ini jam 1 gue latian perkusi sama anak angklung SMA 5 krna nanti mau kolaborasi.. (BTW dateng ya! Acara Bisportion Efficacious tgl 18 April di GOR Padjadjaran :D) Tapi gue gak bisa dateng gara2 gak boleh keluar sama bokap. Huah.. So here I am, laying on my bed, berharap nanti ada temen yang mampir kesini sepulang latian buat ngasitau gue konsepnya..
Oh iya fellas, gue lagi terserang kutu kucing lho. Tangan+kaki gue polkadot. Korengan. Huidih.. Bikin gue minder kalo ga pake baju lengan panjang. Semoga bisa cepet ilang.. Gue jadi nampak seperti anak kampung gini.. Astagaa..
BTW, udah denger lagunya Paramore yang judulnya The Only Exception? That has become my fav song lately. Coba denger deh..
Oh iya ya ngmg2 hari ini kan jumat,ayo kaum adam shalat jumat dulu!! 3x gak shalat di DO dr islam lho.. Ayoo sanaa!
Dan gue mau tidur. Haha.. Ciao!
*Selamat Hari Paskah buat yang merayakan
**gue punya blog baru neh, visit it here!
Oh iya fellas, gue lagi terserang kutu kucing lho. Tangan+kaki gue polkadot. Korengan. Huidih.. Bikin gue minder kalo ga pake baju lengan panjang. Semoga bisa cepet ilang.. Gue jadi nampak seperti anak kampung gini.. Astagaa..
BTW, udah denger lagunya Paramore yang judulnya The Only Exception? That has become my fav song lately. Coba denger deh..
Oh iya ya ngmg2 hari ini kan jumat,ayo kaum adam shalat jumat dulu!! 3x gak shalat di DO dr islam lho.. Ayoo sanaa!
Dan gue mau tidur. Haha.. Ciao!
*Selamat Hari Paskah buat yang merayakan
**gue punya blog baru neh, visit it here!
Saturday, March 20, 2010
KEDUAPULUHSEMBILAN
Di hari sabtu yang (gue kira) membosankan, i received a surprising gift from my aunt, Tutty. Guess whaaatt..

.jpg)
Dan dia menyelipkan sebuah surat buat nyokap gue
.jpg)
Bunyinya: "Boca Raton 10/3/10
Ass. Wr. Wb
Smg cpt smbh (siga sms wae di singkat!)
Punten pami ka Lmbng pangmasihkeun ka Dedeh.
Antacid hiji sewang, oge Acid Reducer na ge sami hiji sewang.
Permen anu di pak buat Friska oge permen odol na. Anu di pak teh unik misalna anu warna hejo aya 2 rasa rasa buah pir dan rasa utah..! Anu koneng rasa popcorn sama rasa endog buruk..! siap2 we utah uger
Salam ka wa raden
Sono,
Tutty"
Hahaha.. Tante Tutty emg tante favorit guee dari dulu. Gokil.
Daaaan inilah permennya:
.jpg)
.jpg)
Can't wait to try. Tapi takut. Oh no. Asli beneran takut.. Ga mau ah ntar aja nyobanya.

.jpg)
Dan dia menyelipkan sebuah surat buat nyokap gue
.jpg)
Bunyinya: "Boca Raton 10/3/10
Ass. Wr. Wb
Smg cpt smbh (siga sms wae di singkat!)
Punten pami ka Lmbng pangmasihkeun ka Dedeh.
Antacid hiji sewang, oge Acid Reducer na ge sami hiji sewang.
Permen anu di pak buat Friska oge permen odol na. Anu di pak teh unik misalna anu warna hejo aya 2 rasa rasa buah pir dan rasa utah..! Anu koneng rasa popcorn sama rasa endog buruk..! siap2 we utah uger
Salam ka wa raden
Sono,
Tutty"
Hahaha.. Tante Tutty emg tante favorit guee dari dulu. Gokil.
Daaaan inilah permennya:
.jpg)
.jpg)
Can't wait to try. Tapi takut. Oh no. Asli beneran takut.. Ga mau ah ntar aja nyobanya.
Saturday, March 6, 2010
KEDUAPULUHDELAPAN
BTW, RANDOM THOUGHTS.
#Tadi gue balik ke rumah naek angkot. Gue seangkot sama seorang cewek. Cantik deh buset. Kulitnya putih mulus, idungnya mancung, pipinya chubby2 gimanaa gitu. Kaya nikita willy versi lebih pesek dikit+lebih tua deh (soalnya tu cewek keliatannya abis balik kerja). Wangi pula, gak bau asem. Wah kalo gue laki, demen dh sm doi.
Pas di suatu tempat, penumpang yang di depan (yg sebelah sopir itu loh) turun. Cewek cantik ini pindah ke depan. Ngerogoh-rogoh tasnya, trus tiba-tiba bilang, "A nambut korek nya" ("A pinjem korek ya") Dan dia menyulut api ke ujung batang rokoknya. Ngerokoklah dia.
MINUS abis hahaha.. ilfeel gue! Gue emang udah biasa banget ngeliat cewek ngerokok, udah lazim lah.. Gak tabu lagi. Tapi please, di dalem angkot?? HELL-O? Gak bisakah elo nunggu sampe lo nyampe tujuan dan ngerokok dengan tenang?
#Gue baru sadar, Pak Sam'un, Ketua Jurusan gue yang ngajar Perilaku Organisasi, cara ngomong+becanda nya mirip bokap gue. Pantes aja gue ngerasa familiar sama doi, dan ngerasa gimana gitu kalo ngeliatnya. Lah, inget bokap -_-
#Hari ini c syg pergi ke Villa buat ngadain acara MAPPAN (Malam pembubaran panitia) Ospek Jurusan. Wuaah, pasti menyenangkan! Have fun, lieverd :)
#Udah lama gak karaokean. Suara gue perlu diasah.
#Ketagihan lagunya BLP (Barry Likumahuwa Project) yang diperkenalkan sama Renny, bassist perkusi gue. Ada yang judulnya Mi Angelita, itu favorit gue abiss. Blogafellas, i recommend you to download tht song by click HERE!
#Pengen punya badan tinggi..
#Pengen balik ke kosan. Lagi betah disono. Hehehe.
Udah ah braaay. OMG, jam 1 lewat 10 menit! Dini hari! Tidurrrrr!
#Tadi gue balik ke rumah naek angkot. Gue seangkot sama seorang cewek. Cantik deh buset. Kulitnya putih mulus, idungnya mancung, pipinya chubby2 gimanaa gitu. Kaya nikita willy versi lebih pesek dikit+lebih tua deh (soalnya tu cewek keliatannya abis balik kerja). Wangi pula, gak bau asem. Wah kalo gue laki, demen dh sm doi.
Pas di suatu tempat, penumpang yang di depan (yg sebelah sopir itu loh) turun. Cewek cantik ini pindah ke depan. Ngerogoh-rogoh tasnya, trus tiba-tiba bilang, "A nambut korek nya" ("A pinjem korek ya") Dan dia menyulut api ke ujung batang rokoknya. Ngerokoklah dia.
MINUS abis hahaha.. ilfeel gue! Gue emang udah biasa banget ngeliat cewek ngerokok, udah lazim lah.. Gak tabu lagi. Tapi please, di dalem angkot?? HELL-O? Gak bisakah elo nunggu sampe lo nyampe tujuan dan ngerokok dengan tenang?
#Gue baru sadar, Pak Sam'un, Ketua Jurusan gue yang ngajar Perilaku Organisasi, cara ngomong+becanda nya mirip bokap gue. Pantes aja gue ngerasa familiar sama doi, dan ngerasa gimana gitu kalo ngeliatnya. Lah, inget bokap -_-
#Hari ini c syg pergi ke Villa buat ngadain acara MAPPAN (Malam pembubaran panitia) Ospek Jurusan. Wuaah, pasti menyenangkan! Have fun, lieverd :)
#Udah lama gak karaokean. Suara gue perlu diasah.
#Ketagihan lagunya BLP (Barry Likumahuwa Project) yang diperkenalkan sama Renny, bassist perkusi gue. Ada yang judulnya Mi Angelita, itu favorit gue abiss. Blogafellas, i recommend you to download tht song by click HERE!
#Pengen punya badan tinggi..
#Pengen balik ke kosan. Lagi betah disono. Hehehe.
Udah ah braaay. OMG, jam 1 lewat 10 menit! Dini hari! Tidurrrrr!
KEDUAPULUHTUJUH
Semester 4. Waktu cepet banget berjalan. Bener2 gak kerasa. Dr mulai jamannya ospek yg nyokap gue msh ngnep dkosan, jaman gue blm kenal tmn2 di kosan, jaman gue suka mengurung diri di kamar dan nnton tv, berlanjut ke persahabatan gue sm anak2 kosan yg suka ngmpul dkmr daeng (dan insiden susu gue tumpah yg mnyebabkan karpet daeng brjamur dan kamarnya bau) dan jamannya pacar gue hampir tiap hari nyamperin ke kosan dan kita jalan ke jatos, sampe skrg gue gak lagi bisa pacaran di kosan, dan gue pny keluarga di kampus which i call Asik Fams.
Gue ngrasa nglakuin banyak bgt kslhan. Saking byknya, gue sampe gak brani mengingat2, apa aja yg udah gue lakuin selama +/-19bulan ke blkg. Trlalu byk aturan yg gue langgar. Dr mulai aturan Allah, aturan ortu, aturan kampus, sampe aturan hidup yg seharusnya.
Saat ini pkiran gue udh membaik. Lebih sehat. Jauh lebih sehat. Cuma pikiran gue ini kdang msh susah buat ngendaliin kebiasaan gue.
Sekarang, gue lagi mencoba utk menguatkan kaki gue utk terus "naik", ke hidup yg lebih baik. Gue brusaha utk ga ada yg namanya berhenti apalagi "turun".
Gue mulai mencemaskan hidup gue kdpnnya. Kalo gue gini terus, shit, ga bakalan gue jadi "orang".
Kayaknya gue msti bkin to-do list. Bkan ttg ssuatu yg baru yg pngen gue dapetin. Tapi semua ttg memperbaiki diri. Bknnya gue gak punya impian, tp justru ini krn impian terbesar gue saat ini cuma satu: jadi lebih baik. Gak muluk2 minta yg baru deh, yg lama aja msh ancur2an. Hehe.
Rasa nyesel pasti ada. Tapi gue ogah bgt make istilah itu, krn toh selama kmren2 gue nglakuin kslhn2 itu, gue mrasa melakukan smua yg trbaik buat gue. Meskipun ternyata semua itu salah besar, tp itu bisa jadi pelajaran yg luar biasa berharganya. Luar biasa banget. It is absolutely right when wise people say that experience is the best teacher.
Gue malu, malu sama Allah, sama pacar, sama temen2, sama ortu. Malu atas kelakuan gue. Gue sangat merugikan mereka. Gak kurang pengasih gimana Allah sama gue.. Gue selalu bisa ketawa setiap hari. Temen2 gue juga baik bgt. Pacar apalagi. Terlebih ortu.
Tapi kalo gue terus2an memikirkan rasa malu gue dan "menunduk" karenanya, bukannya jd motivasi, tp justru bakal jadi penghambat. Makanya, gue skrg lagi mencoba utk menutup mata dan telinga tanpa menutup hati dan otak gue. Kenapa? Biar gue bisa jalan terus, lurus ke depan, naik ke atas, tanpa denger omongan orang yg jelek2 ttg masa lalu gue. Tanpa liat orang2 yg bkin gue malu. Tp gue msh pnya hati yg berfungsi 100%, dimana gue msh bisa jadi manusia berperasaan. Juga otak, yang bisa bkin gue berpikir. Sebagaimana manusia menggunakannya pd umumnya.
Now, I'll start my trip. It's a hard and exhausting trip. The road is terribly abrupt. I'm afraid i'm gonna failed. But I still have compass:Al Quran. Life and soul's mate: My boyfriend. Motivator: Parents and friends.
I also have strong prop, great push, and bandages. It's Me, Myself, and I. So, everybody, wish me luck. Destination: Life.
Gue ngrasa nglakuin banyak bgt kslhan. Saking byknya, gue sampe gak brani mengingat2, apa aja yg udah gue lakuin selama +/-19bulan ke blkg. Trlalu byk aturan yg gue langgar. Dr mulai aturan Allah, aturan ortu, aturan kampus, sampe aturan hidup yg seharusnya.
Saat ini pkiran gue udh membaik. Lebih sehat. Jauh lebih sehat. Cuma pikiran gue ini kdang msh susah buat ngendaliin kebiasaan gue.
Sekarang, gue lagi mencoba utk menguatkan kaki gue utk terus "naik", ke hidup yg lebih baik. Gue brusaha utk ga ada yg namanya berhenti apalagi "turun".
Gue mulai mencemaskan hidup gue kdpnnya. Kalo gue gini terus, shit, ga bakalan gue jadi "orang".
Kayaknya gue msti bkin to-do list. Bkan ttg ssuatu yg baru yg pngen gue dapetin. Tapi semua ttg memperbaiki diri. Bknnya gue gak punya impian, tp justru ini krn impian terbesar gue saat ini cuma satu: jadi lebih baik. Gak muluk2 minta yg baru deh, yg lama aja msh ancur2an. Hehe.
Rasa nyesel pasti ada. Tapi gue ogah bgt make istilah itu, krn toh selama kmren2 gue nglakuin kslhn2 itu, gue mrasa melakukan smua yg trbaik buat gue. Meskipun ternyata semua itu salah besar, tp itu bisa jadi pelajaran yg luar biasa berharganya. Luar biasa banget. It is absolutely right when wise people say that experience is the best teacher.
Gue malu, malu sama Allah, sama pacar, sama temen2, sama ortu. Malu atas kelakuan gue. Gue sangat merugikan mereka. Gak kurang pengasih gimana Allah sama gue.. Gue selalu bisa ketawa setiap hari. Temen2 gue juga baik bgt. Pacar apalagi. Terlebih ortu.
Tapi kalo gue terus2an memikirkan rasa malu gue dan "menunduk" karenanya, bukannya jd motivasi, tp justru bakal jadi penghambat. Makanya, gue skrg lagi mencoba utk menutup mata dan telinga tanpa menutup hati dan otak gue. Kenapa? Biar gue bisa jalan terus, lurus ke depan, naik ke atas, tanpa denger omongan orang yg jelek2 ttg masa lalu gue. Tanpa liat orang2 yg bkin gue malu. Tp gue msh pnya hati yg berfungsi 100%, dimana gue msh bisa jadi manusia berperasaan. Juga otak, yang bisa bkin gue berpikir. Sebagaimana manusia menggunakannya pd umumnya.
Now, I'll start my trip. It's a hard and exhausting trip. The road is terribly abrupt. I'm afraid i'm gonna failed. But I still have compass:Al Quran. Life and soul's mate: My boyfriend. Motivator: Parents and friends.
I also have strong prop, great push, and bandages. It's Me, Myself, and I. So, everybody, wish me luck. Destination: Life.
Sunday, February 21, 2010
KEDUAPULUHENAM
Hey, Bandung hujan es! Haha.. (kampay gini kedengerannya) Tapi walopun gue udah beberapa kali ngalamin, tetep aja menarik buat gue. Fenomena alam geto lowch.
Es nya gede banget. Tapi waktu jatoh, pecah, mencair.. Jadi kecil deh. Just like in this pict
.jpg)
BTW, mbak eva (kakak kedua gue) tadi mampir ke rumah. Doi abis ikutan acara beauty class di kantor Bank Mega yang di sebelah BSM (doi kerja di bank mega). Yah, mbak eva yang abis pake make up tiba-tiba ketemu gue yang baru bangun dari tidur siang lengkap dengan iler gara-gara lagi sariawan plus belom mandi, kentara sekali perbedaannya.
Gak lama, a dian (suaminya) jemput ke rumah. Ini foto doi waktu mau balik. Lagi susah payah masang sendal gladiator yang menurutnya NGEPAS tapi menurut gue itu SEMPIT. Niat nge-candid, tapi semuanya sia-sia. Seorang banci foto kayaknya bisa mencium kehadiran kamera hanya dengan penciuman yang tajam. Liat aja, mulutnya senyum gitu. Tau aje die mau dipoto.
.jpg)
Oh iya, gue denger katanya di Malang ada anjing penghisap darah. Udah lebih dari 42 kambing mati dengan badan utuh tapi darahnya abis. Ya ampun, what the hell kind of creature is this. Warga sekitar juga khawatir, takut anak-anaknya juga diisep darahnya waktu maen di kebon. Lagian.. maen kok di kebon. Anjing penghisap darah gak ketemu, minimal uler ada lah.. Ini gambar yang gue dapet dari Kompas, tapi gue gak yakin kalo ini gambar anjing itu. Soalnya dari artikel yang gue baca disana, keliatannya tu anjing belon ketangkep. Nah, ketangkep aja belon, gimane bisa dipoto?? Tapi yah.. Just take a look.

KABURRRRRRRRRRRRR!!
Es nya gede banget. Tapi waktu jatoh, pecah, mencair.. Jadi kecil deh. Just like in this pict
.jpg)
BTW, mbak eva (kakak kedua gue) tadi mampir ke rumah. Doi abis ikutan acara beauty class di kantor Bank Mega yang di sebelah BSM (doi kerja di bank mega). Yah, mbak eva yang abis pake make up tiba-tiba ketemu gue yang baru bangun dari tidur siang lengkap dengan iler gara-gara lagi sariawan plus belom mandi, kentara sekali perbedaannya.
Gak lama, a dian (suaminya) jemput ke rumah. Ini foto doi waktu mau balik. Lagi susah payah masang sendal gladiator yang menurutnya NGEPAS tapi menurut gue itu SEMPIT. Niat nge-candid, tapi semuanya sia-sia. Seorang banci foto kayaknya bisa mencium kehadiran kamera hanya dengan penciuman yang tajam. Liat aja, mulutnya senyum gitu. Tau aje die mau dipoto.
.jpg)
Oh iya, gue denger katanya di Malang ada anjing penghisap darah. Udah lebih dari 42 kambing mati dengan badan utuh tapi darahnya abis. Ya ampun, what the hell kind of creature is this. Warga sekitar juga khawatir, takut anak-anaknya juga diisep darahnya waktu maen di kebon. Lagian.. maen kok di kebon. Anjing penghisap darah gak ketemu, minimal uler ada lah.. Ini gambar yang gue dapet dari Kompas, tapi gue gak yakin kalo ini gambar anjing itu. Soalnya dari artikel yang gue baca disana, keliatannya tu anjing belon ketangkep. Nah, ketangkep aja belon, gimane bisa dipoto?? Tapi yah.. Just take a look.

KABURRRRRRRRRRRRR!!
Friday, February 12, 2010
KEDUAPULUHLIMA
Senin kemaren (or malem senin) gue ikutan kunjungan yang diadain sama kampus. Tepatnya jurusan gue (Administrasi Niaga Unpad). Disuruh ngumpul jam 12 malem boy! Bujug. Gak papa lah ya, gue udah niat ni di bis bakalan tidur. Gue sama Egha Nna Putri Acil Sisy (temen-temen gue. Call us "Asik fams". LMAO) ngumpul di kosan Putri di ciseke. Biar ntar berangkatnya bareng. Scary juga kan kalo berangkat sendirian.. Jatinangor gitu. Secara. Haha.. Tukang ojek ngeliat cewek kaya anjing kelaperan 3 hari 3 malem liat daging ayam jalan sendiri.
Akhirnya jam 12 kurang kita berangkat dan jam 12 lebih an nyampe di pangdam (Penghuni Jatinangor pasti tau apaan tuh pangdam. Buat yang gak tau, Pangdam itu bukan sesuatu yang berbau tentara atau komplek sesko militer dll, itu cuma singkatan dari Pangkalan Damri. Hahaha)
Ngaret.. Biasalah budaya kita. Ngaret ngaret jam karet zzzzz. Tapi kali ini agak rancu karena yang ngaret adalahhh..
Bisnya.
Jam setengah 2 an kita berangkat. Rencana mau istirahat dulu di mesjid di Puncak jam 5. Tapi jam 4 kita udah sampe. Kebayang kan tu sopir ngebutnya kaya apa? Pak.. Gue tau tu anak-anak yang lo bawa pada molor, tapi bukan berarti kita siap mati bung!
Singkat cerita, berangkat lagi lah kita ke PABRIK YAKULT yang adanya di Cicurug, Sukabumi. Udah lumayan panas nih hari. Ngeliat kolam air jernih rasanya pengen nyeburrr..
Namanya juga kunjungan ke pabrik minuman, pasti dikasih produknya dong. Anak-anak masing-masing dikasih 1 (dan baliknya dikasih 2 jadi total kita dikasi 3 biji). Pagi hari, belum makan, minum yakult? Sehat sih. Tapi perut langsung kontraksi.. Hamil kagak, cacing yang nendang.
Pengen pup! Tahan lah.
Singkat cerita lagi, kita berangkat lagi menuju DUFAAANNN!
Seneng sih gue. Tapi ternyata harapan kadang gak sama dengan kenyataan yang ada.
Rencana nyampe Dufan jam 1, ini kita jam 1 masih di perjalanan. Berhenti berkali-kali buat ngebenerin AC bis yang gue tumpangi yang rusak yang bikin seisi bis gak bisa napas dan banjir keringat. Underline it, CUMA BIS YANG GUE TUMPANGI.
Nyampe Dufan jam 4. Dufan tutup jam 6. Great.
Nyampe Dufan gue cuma makan baso dan naik halilintar. Mood gue keburu rusak. Temen-temen gue sih masih sempet naik ini-itu, ada yang nagih sampe naik 2x. Gue sih ogah.
Intinya jam 8 bis berangkat balik menuju Jatinangor via tol. Inget, jam 8 keluar Dufan. Jam 8 ya. Gue tidur, pas bangun gue liat jam 10. Hoaaahh.. Gue liat keluar, kucek-kucek mata, gak percaya sama yang gue liat, gue tanya sama Acil, temen sebangku gue di bis. "Ca, dmane neh?" Dia jawab,"Masih di Jakarta ca! Jakarta utara! masih deket-deket dufan lah! Bisa gila gue! Stress! Macet parah! Mana orang-orang di depan berisik banget, gue gak bisa tidur!"
KRIK KRIK. 2 jam dan masih disitu-situ juga.
Kesel sama orang-orang di depan yang berisik, gue sok-sok nguap dan setengah tereak "HOAAAHMMM GILAA NGANTUK BANGET TAPI GAK BISA TIDUURR BERISIIKK IH!"
hahaha.
...
...
...
Akhirnya nyampe Jatinangor jam 3. Dijemput sama my boyfriend. Buset deh.. Baik bangeet die. Jam segitu, dini hari, masih mau jemput gue. Makasih ya sayang :* Sebagai tanda terimakasih, gue traktir di McD Buah batu. Why? Karena open 24hours dan ada wi-fi nya. Muhehehe..
That's all, my pathetic trip. Pesan gue kali ini,
MINUM YAKULT SETIAP HARI! SAYA MINUM 2!
Btw these are sum pics of my trip. Take a little look fellas
My lecturer, Mrs. Arianis Chan, gave her opinion for Yakult Company
.jpg)
Me - Nna - Egha (Sorry Sissy Acil and Putri, hehe pity you were not in the cam)
.jpg)
A desk calendar for souvenir, nice.
.jpg)
Ciao!
Akhirnya jam 12 kurang kita berangkat dan jam 12 lebih an nyampe di pangdam (Penghuni Jatinangor pasti tau apaan tuh pangdam. Buat yang gak tau, Pangdam itu bukan sesuatu yang berbau tentara atau komplek sesko militer dll, itu cuma singkatan dari Pangkalan Damri. Hahaha)
Ngaret.. Biasalah budaya kita. Ngaret ngaret jam karet zzzzz. Tapi kali ini agak rancu karena yang ngaret adalahhh..
Bisnya.
Jam setengah 2 an kita berangkat. Rencana mau istirahat dulu di mesjid di Puncak jam 5. Tapi jam 4 kita udah sampe. Kebayang kan tu sopir ngebutnya kaya apa? Pak.. Gue tau tu anak-anak yang lo bawa pada molor, tapi bukan berarti kita siap mati bung!
Singkat cerita, berangkat lagi lah kita ke PABRIK YAKULT yang adanya di Cicurug, Sukabumi. Udah lumayan panas nih hari. Ngeliat kolam air jernih rasanya pengen nyeburrr..
Namanya juga kunjungan ke pabrik minuman, pasti dikasih produknya dong. Anak-anak masing-masing dikasih 1 (dan baliknya dikasih 2 jadi total kita dikasi 3 biji). Pagi hari, belum makan, minum yakult? Sehat sih. Tapi perut langsung kontraksi.. Hamil kagak, cacing yang nendang.
Pengen pup! Tahan lah.
Singkat cerita lagi, kita berangkat lagi menuju DUFAAANNN!
Seneng sih gue. Tapi ternyata harapan kadang gak sama dengan kenyataan yang ada.
Rencana nyampe Dufan jam 1, ini kita jam 1 masih di perjalanan. Berhenti berkali-kali buat ngebenerin AC bis yang gue tumpangi yang rusak yang bikin seisi bis gak bisa napas dan banjir keringat. Underline it, CUMA BIS YANG GUE TUMPANGI.
Nyampe Dufan jam 4. Dufan tutup jam 6. Great.
Nyampe Dufan gue cuma makan baso dan naik halilintar. Mood gue keburu rusak. Temen-temen gue sih masih sempet naik ini-itu, ada yang nagih sampe naik 2x. Gue sih ogah.
Intinya jam 8 bis berangkat balik menuju Jatinangor via tol. Inget, jam 8 keluar Dufan. Jam 8 ya. Gue tidur, pas bangun gue liat jam 10. Hoaaahh.. Gue liat keluar, kucek-kucek mata, gak percaya sama yang gue liat, gue tanya sama Acil, temen sebangku gue di bis. "Ca, dmane neh?" Dia jawab,"Masih di Jakarta ca! Jakarta utara! masih deket-deket dufan lah! Bisa gila gue! Stress! Macet parah! Mana orang-orang di depan berisik banget, gue gak bisa tidur!"
KRIK KRIK. 2 jam dan masih disitu-situ juga.
Kesel sama orang-orang di depan yang berisik, gue sok-sok nguap dan setengah tereak "HOAAAHMMM GILAA NGANTUK BANGET TAPI GAK BISA TIDUURR BERISIIKK IH!"
hahaha.
...
...
...
Akhirnya nyampe Jatinangor jam 3. Dijemput sama my boyfriend. Buset deh.. Baik bangeet die. Jam segitu, dini hari, masih mau jemput gue. Makasih ya sayang :* Sebagai tanda terimakasih, gue traktir di McD Buah batu. Why? Karena open 24hours dan ada wi-fi nya. Muhehehe..
That's all, my pathetic trip. Pesan gue kali ini,
MINUM YAKULT SETIAP HARI! SAYA MINUM 2!
Btw these are sum pics of my trip. Take a little look fellas
My lecturer, Mrs. Arianis Chan, gave her opinion for Yakult Company
.jpg)
Me - Nna - Egha (Sorry Sissy Acil and Putri, hehe pity you were not in the cam)
.jpg)
A desk calendar for souvenir, nice.
.jpg)
Ciao!
KEDUAPULUHEMPAT
Hari ini gue niat balik ke rumah sore. Tapi malah kemaleman gara-gara ketiduran, haha.. Jadinya balik sekitar abis maghrib an lah. Dan saat itu ujan gede.. Banjir dimana-mana. Di perjalanan juga ujannya bukannya reda, malah tambah deres. Tapi my beloved bf baik banget daah nganter gue balik. Basah kuyup die. Gue sih enak, udah gak nyetir, badan gue juga ketutupan badan dia jadinya gue gak basah-basah amet.
Makasih ya sayang udah nganterin tadi. Maaf banget jadi ujan-ujanan, mana ujannya gede.. Belum lagi sepatu yang kerendem aer kubangan gara-gara banjir dimana-mana.. Maaf juga kalo pas pulang perut syg merah-merah gara-gara dicubitin sepanjang perjalanan, abisnya takut.. Banyak bolongan gede. Hehe. Love you.
*btw long time ya gue gak posting. Oh iya, hari senin (or selasa) kemaren gue kunjungan ke pabrik yakult. On next post ya fellas. xoxo
Makasih ya sayang udah nganterin tadi. Maaf banget jadi ujan-ujanan, mana ujannya gede.. Belum lagi sepatu yang kerendem aer kubangan gara-gara banjir dimana-mana.. Maaf juga kalo pas pulang perut syg merah-merah gara-gara dicubitin sepanjang perjalanan, abisnya takut.. Banyak bolongan gede. Hehe. Love you.
*btw long time ya gue gak posting. Oh iya, hari senin (or selasa) kemaren gue kunjungan ke pabrik yakult. On next post ya fellas. xoxo
Friday, January 22, 2010
KEDUAPULUHTIGA
BTW, tadi pagi gue perpisahan sama Tante Tuty. Doi balik lagi ke rumahnya yang di Florida. Pengen nangis, tapi malu. Haha.. Jadinya gue gak mau meluk tante Tuty lama-lama. Takut kebuka kran air matanya.
Beberapa hari yang lalu juga gue perpisahan sama Om Agus, doi balik ke Athena. (Karena emang doski kerjanya berlayar, tapi di kapal pribadi)
Entah kenapa kali ini rasanya sedih banget. Doi keliatan berat banget ninggalin istri+anaknya disini. Gak biasa-biasanya.. Semaleman nangis. Katanya sih dia khawatir sama anak+istrinya disini.
Hello?? Disini banyak sodara.. Ada apa-apa tinggal tereak (ntar yang dateng hansip. Bukan sodara. Hahaha) Justru yang ada kita yang khawatir sama Om disana.. Tenang aja oom, everything's gonna be allright..
Please, i hate farewell :'( Gue tau kita bakal ketemu lagi, tapi who knows? Manusia cuma berencana, Allah yang menentukan. Mana tau kalo rencana kita gagal.. That's what I'm always afraiding for.
But.....
"People come and go. No one could ever know what will happen next. Just believe, what we've got is the best for us.."
Oh iya. Kemaren malem sebelom tante Tuty pergi, gue maen kembang api sama Hakim (anaknya om Agus) dan om Engkos. Hihi.
.jpg)

Beberapa hari yang lalu juga gue perpisahan sama Om Agus, doi balik ke Athena. (Karena emang doski kerjanya berlayar, tapi di kapal pribadi)
Entah kenapa kali ini rasanya sedih banget. Doi keliatan berat banget ninggalin istri+anaknya disini. Gak biasa-biasanya.. Semaleman nangis. Katanya sih dia khawatir sama anak+istrinya disini.
Hello?? Disini banyak sodara.. Ada apa-apa tinggal tereak (ntar yang dateng hansip. Bukan sodara. Hahaha) Justru yang ada kita yang khawatir sama Om disana.. Tenang aja oom, everything's gonna be allright..
Please, i hate farewell :'( Gue tau kita bakal ketemu lagi, tapi who knows? Manusia cuma berencana, Allah yang menentukan. Mana tau kalo rencana kita gagal.. That's what I'm always afraiding for.
But.....
"People come and go. No one could ever know what will happen next. Just believe, what we've got is the best for us.."
Oh iya. Kemaren malem sebelom tante Tuty pergi, gue maen kembang api sama Hakim (anaknya om Agus) dan om Engkos. Hihi.
.jpg)

KEDUAPULUHDUA

Different people, same feeling, different objects.
Tadi sekitar jam 10, tiba-tiba nyokap gue teriak-teriak.
"De! Sini turun! Liat ya ampun.. Bunganya bagus banget!"
Fuh. Kirain ada apaan.
Nyokap gue pecinta taneman. Bokap gue aja sampe bilang, "ni rumah udah kayak hutan.."
She will ALWAYS feels interested sama semua hal yang berhubungan sama taneman. Ngeliat tukang taneman lewat, yang tadinya lagi ngomel, bisa berhenti mendadak. (Walopun ntar ngomelnya lanjut lagi pas tu abang-abang tukang tanemannya udah pergi)
Dan nyokap gue punya beberapa taneman kesayangan, salah satunya bunga Wijaya Kusuma.
This name sounds so strange for me. Kayak nama bis. Tapi anyway keren sih, kesan pertama pas gue denger kayanya ni bunga taneman nasional gitu (padahal nggak)
Bunga ini ada 2 macem, ada yang kecil sama yang gede. Yang kecil nyokap taro di pot. Persis di depan jendela kamar gue. Nah yang gede ini ditanem di tanah, di halaman rumah gue.. Mekarnya cuma malem doang. Haha, nyokap gue pasti agak kesel karena gak bisa pamer. Biasalah, ibu-ibu.
Tapi yang gede ini nunggu mekarnya lumayan lama, bisa berbulan-bulan. Dan mekarnya cuma bertahan 1 malem, besoknya udah layu lagi. Makanya pas nyokap gue mergokin tu bunga mekar, hebohnya kaya ibu-ibu liat Anang Hermansyah-atau Tantowi Yahya.
Nyokap gue keliatan SANGAT AMAT EXCITED SEKALI. Kalo gue ketik pake caps lock gitu artinya doski bener-bener excited parah. Bunganya difotoin. Sampe wallpaper hp nyokap gue sekarang adalah foto bunga itu. Wallpaper hp bokap gue juga secara diem-diem diganti sama nyokap. Hahaha..
Jujur, gue ngerasa biasa aja. Emang sih tu bunga keren, gede banget, wangi, tapi gue gak dapet feel nya nyokap gue itu. Gue cuma sebatas "Wow, bagus.." That's all. Iya, bunganya bagus, trus? Ya udah gitu. Udah.
Well, mungkin itu yang dirasain nyokap gue terhadap ke-excited-an gue sama perkusi.
Kalo lagi maen perkusi/musik, rasanya gue seneeeng banget. Rasanya kaya bisa teriak tanpa harus mengeluarkan suara yang keras dan annoying dari mulut gue. Rasanya gue terbang, gak ada beban, bawaannya pengen ketawa, jantung gue deg-degan saking bersemangatnya. Awesome lah.
Pada intinya, gue sama nyokap punya satu perasaan yang sama. Seneng, bungah, bersemangat, dan semacamnya lah. (Mau ngetik excited tapi bosen. Kayaknya udah kebanyakan kata excited. Tuh kan.) Hanya saja, objeknya yang beda.
Gue yang biasa aja sama taneman, berusaha menunjukkan sama nyokap kalo gue juga seneng. Dengan cara motoin, nyium-nyium bunganya, bahkan gue yang ngasih ide sama nyokap buat metik salah satu bunganya (kebetulan malem ntu bunganya mekar 2 biji. Gimana gak tambah girang nyokap gue??) dan ditaro di toples yg dikasih air, buat kenang-kenangan. At least, dipetik ataupun nggak, itu bunga besok juga udah layu untuk selamanya. Nunggu beberapa bulan lagi buat mekarnya. Jadi kan mending dipetik, se-nggaknya nyokap bisa menikmati bunga itu semaleman, sebelum bener-bener layu.
Ini foto yang keliatan dua-duanya (masih selamat. belon dipetik. haha)

Dan ini setelah dipetik. Maaf ya Sum.. (wijayakusuma, i mean)

So, if i can appreciate and support something that makes my mom interested and feels excited, why can't you, Mom?
Monday, January 18, 2010
KEDUAPULUHSATU
Gue baru tau bahwa si idiot Patrick temennya Spongebob itu bisa punya "statement" yang dalem banget. Gue baca di blog nya teh nekochan. Dan sekarang itu jadi quote favorit gue banget banget banget.
Seumur-umur gue baca wise words, quotes, atau apapun itu, gue gak pernah nemu yang se-menyentuhhati-ini.
” knowledge cannot replace friendship. i’d rather be an idiot than losing you” - Patrick Star
Masya Aloh. Dalem abiiiss cuung!
Dari awal gue baca itu di blognya teh nekochan sampe sekarang, itu tulisan terngiang-ngiang terus. Wooow apalagi sekarang gue lagi dengerin lagunya Ipang - Sahabat kecil. Hihihi.
Dan jujur aja, hanya segelintir orang yang bisa gue kasih quote ini. Well, readers, if you're one of them, you'll know it by yourself without asking me ;)
I guess Patrick is smarter than me. For this case only. LOL.
Hey my bestfriend.. I wish you'll never leave me for any reason. Because I won't.
"Cha. Kadieu geura."
"Naon?"
"Urang teh teu ngarareunah kieu euy.."
"Kunaon emang?"
"Ningali beungeut maneh."
"..."
This maybe weird but it was a funny, sweet, and touching-heart moment for me. I hope it will never happen again.
Seumur-umur gue baca wise words, quotes, atau apapun itu, gue gak pernah nemu yang se-menyentuhhati-ini.
” knowledge cannot replace friendship. i’d rather be an idiot than losing you” - Patrick Star
Masya Aloh. Dalem abiiiss cuung!
Dari awal gue baca itu di blognya teh nekochan sampe sekarang, itu tulisan terngiang-ngiang terus. Wooow apalagi sekarang gue lagi dengerin lagunya Ipang - Sahabat kecil. Hihihi.
Dan jujur aja, hanya segelintir orang yang bisa gue kasih quote ini. Well, readers, if you're one of them, you'll know it by yourself without asking me ;)
I guess Patrick is smarter than me. For this case only. LOL.
Hey my bestfriend.. I wish you'll never leave me for any reason. Because I won't.
"Cha. Kadieu geura."
"Naon?"
"Urang teh teu ngarareunah kieu euy.."
"Kunaon emang?"
"Ningali beungeut maneh."
"..."
This maybe weird but it was a funny, sweet, and touching-heart moment for me. I hope it will never happen again.
Friday, January 15, 2010
KEDUAPULUH
If you don't really wanna know me, i suppose you don't wanna read this. Because in this post i'll just make it as a "Recycle Bin".
Today all members (uhm. i mean some of them.) of Limabelasenti Percussion gathered around at Ikhlas' homiehouse. We discussed about plans tht we're gonna hv for our progress in 2010.
BTW. it reminds me on my problem.
I love percussion. It's my life. If you ask me "When do you feel so alive?" "When do you feel so free?" "When do you feel you can scream without your mouth?" I'll ask "When i'm playing percussion"
This is maybe sounds a bit weird, but you'll never be able to know how much i love percussion. I even cried when i can't play it wiv my frnds.
I would do anything for it. I even sacrificing my edu-things (just like not attending the class although there was a test, LOL) for percussion. My boyfriend also support me on this. Support me 100%. He always accompany me (if he doesn't hv to work for his organizations. I understand it) whenever wherever i perform. He always said he proud of me after he watched my prformances. Thanks dear :)
There's just 1 crucial problem for me: PARENTS.
They do not allow me to join the percussion (anymore).
As i know, they hv 2 reasons. 1, this is a punishment for me. For a mistake tht i've done. And sorry i can't write about it. 2, bcause they afraid my study will be disturbed because i'll be focused on 2 things: college and percussion. Well i admit it is happening. But if they just allow me, i'll be able to handle this two-things well.
Now i still be able to join them, bcause i live in a boardinghouse in Jatinangor. So, my parents never know when i'm practicing of performing percussion. They thought i'm just in Jatinangor. But when i finish study in Jatinangor, n i hv to go back to my home, how will it be?
Damn, i'm really afraiding my future.
Today all members (uhm. i mean some of them.) of Limabelasenti Percussion gathered around at Ikhlas' homiehouse. We discussed about plans tht we're gonna hv for our progress in 2010.
BTW. it reminds me on my problem.
I love percussion. It's my life. If you ask me "When do you feel so alive?" "When do you feel so free?" "When do you feel you can scream without your mouth?" I'll ask "When i'm playing percussion"
This is maybe sounds a bit weird, but you'll never be able to know how much i love percussion. I even cried when i can't play it wiv my frnds.
I would do anything for it. I even sacrificing my edu-things (just like not attending the class although there was a test, LOL) for percussion. My boyfriend also support me on this. Support me 100%. He always accompany me (if he doesn't hv to work for his organizations. I understand it) whenever wherever i perform. He always said he proud of me after he watched my prformances. Thanks dear :)
There's just 1 crucial problem for me: PARENTS.
They do not allow me to join the percussion (anymore).
As i know, they hv 2 reasons. 1, this is a punishment for me. For a mistake tht i've done. And sorry i can't write about it. 2, bcause they afraid my study will be disturbed because i'll be focused on 2 things: college and percussion. Well i admit it is happening. But if they just allow me, i'll be able to handle this two-things well.
Now i still be able to join them, bcause i live in a boardinghouse in Jatinangor. So, my parents never know when i'm practicing of performing percussion. They thought i'm just in Jatinangor. But when i finish study in Jatinangor, n i hv to go back to my home, how will it be?
Damn, i'm really afraiding my future.
Thursday, January 14, 2010
Wednesday, January 13, 2010
KEDELAPANBELAS
Buat yang udah menyambangi blognya my bf, Vjrain's, pasti udah baca postingannya yang "Malem-malem ada yang kutak-ketok". Sekarang gue bakal post yang serupa tapi tak sama.
Malem-malem ada yang kresek-kresek. What was that?
Radio tiba-tiba nyala sendiri. Jam setengah 3 an lah kira-kira.
KABURRRRRRRRRRRRRR!
Malem-malem ada yang kresek-kresek. What was that?
Radio tiba-tiba nyala sendiri. Jam setengah 3 an lah kira-kira.
KABURRRRRRRRRRRRRR!
Tuesday, January 12, 2010
KETUJUHBELAS
Semalem gue gak tidur. Alesannya? Emang gak mau aja. Dan takut telat. My bf besok harus ke kampus pagi-pagi soalnya.
It's 8:14 am now dan gue lagi nungguin doi ngumpulin tugas uasnya yang tadi udah dengan susah payah dikerjain selama +/- 15 menit.
Aduh. Ada panggilan alam untuk menunaikan tugas suci! Gawat!
Eh.. Udah selesai ternyata.
Btw, tadi gue foto 1x. Mati gaya soalnya. Haha.
It's 8:14 am now dan gue lagi nungguin doi ngumpulin tugas uasnya yang tadi udah dengan susah payah dikerjain selama +/- 15 menit.
Aduh. Ada panggilan alam untuk menunaikan tugas suci! Gawat!
Eh.. Udah selesai ternyata.
Btw, tadi gue foto 1x. Mati gaya soalnya. Haha.
Monday, January 11, 2010
KEENAMBELAS
Ini lanjutan postingan ulang taun gue, 5 Januari.
Gue dikasi kado sama c syg. Guess what it was?
.jpg)
.jpg)
.jpg)
JENG JEENG! Ngakak parah gue waktu buka kadonya. Anyway, thank you sooo much dear :)
Malemnya, we had dinner at Sapulidi Cihampelas. Foto dulu doong..
.jpg)
Kita duduk di belakang kolam. Although many people said it's spooky there, tapi gue suka banget sama itu kolam. Gak tau kenapa. Hehe..
Setelah gue makan 1 ekor ayam sendiri (BLIMEY!) dan c syg makan sate kambing (awas darting say. Hihihi) kenyaaang.. Lalu teman-teman dateng nyusul. Mau rapat ngomongin liburan ke villa (see previous post ;)) ada teh nekochan, kley, aul, dan wawan. Tapi rapatnya kita pending, pindah lokasi dulu ke Bober Cafe. Nyampe sana, ketemuan sama Haris. Rapatrapatrapat. Makanmakanmakan. Pulaang.. :)
Gue dikasi kado sama c syg. Guess what it was?
.jpg)
.jpg)
.jpg)
JENG JEENG! Ngakak parah gue waktu buka kadonya. Anyway, thank you sooo much dear :)
Malemnya, we had dinner at Sapulidi Cihampelas. Foto dulu doong..
.jpg)
Kita duduk di belakang kolam. Although many people said it's spooky there, tapi gue suka banget sama itu kolam. Gak tau kenapa. Hehe..
Setelah gue makan 1 ekor ayam sendiri (BLIMEY!) dan c syg makan sate kambing (awas darting say. Hihihi) kenyaaang.. Lalu teman-teman dateng nyusul. Mau rapat ngomongin liburan ke villa (see previous post ;)) ada teh nekochan, kley, aul, dan wawan. Tapi rapatnya kita pending, pindah lokasi dulu ke Bober Cafe. Nyampe sana, ketemuan sama Haris. Rapatrapatrapat. Makanmakanmakan. Pulaang.. :)
Subscribe to:
Posts (Atom)
